Monday, 30 May 2011

Launching Komunitas Filantropi Pendidikan

LAUNCHING KOMUNITAS FILANTROPI PENDIDIKAN


Apa itu Komunitas Filantropi Pendidikan?

Bertepatan dengan bangsa Indonesia memperingati ke 103 tahun “Hari Kebangkitan Nasional” (Harkitnas) pada hari Jum’at, tgl 20 Mei 2011, Yayasan Hulasko diundang untuk mengh
adiri acara
“Launching Komunitas Filantropi Pendidikan” oleh Lembaga Pengembangan Insani -Dompet Dhuafa (LPI - DD). Acara bertempat di Auditorium RRI Jakarta, Jl. Merdeka Barat.

Komunitas Filantropi Pendidikan (KFP) digagas oleh LPI – DD sebagai wadah kepedulian bagi masyarakat yang ingin memberikan kontribusinya bagi pendidikan kelompok anak-anak marginal di Indonesia. Mengawali sambutannya, Direktur Eksekutif DD, menceriterakan pada sebuah acara bernama Creative Capitalizm, Bill Gates menghimbau kepada hadirin untuk menyalurkan sebagian pendapatannya kepada kegiatan-kegiatan Filantropi Pendidikan.
Filantropi penting dalam pembangunan bangsa selain bidang ekonomi, moneter, kesehatan dan bidang-bidang
lainnya. Pemerintah pun dalam menetapkan kebijakan-kebijakannya perlu mempertimbangkan faktor filantropi ini. Maka dibutuhkan segenap komponen terlibat dalam pengembangan sektor filantropi ini. Terlebih filantropi pendidikan, karena pendidikan merupakan jantung yang turut andil dalam penciptaan ekonomi yang lebih baik.
Dan sebagai langkah nyata ikut membangun bangsa melalui sektor pendidikan, diselenggarakanlah “Launching KFP” yang dihadiri oleh sekitar 200-an donatur, kontributor, media partner, dan mitra program LPI-DD.

Yayasan Hulasko Bagian dari KFP

Sebagai sebuah lembaga sosial kemanusiaan yang masih kecil dan belum mampu berkontribusi banyak, Yayasan Hulasko merasa mendapat kehormatan karena tiba-tiba diminta untuk memberikan sambutan mewakili kontributor- kontributor lain. Yayasan Hulasko berharap melalui KFP ini bisa tetap berkontribusi pada bidang pendidikan sebagai jantung untuk menuju Indonesia ke depan yang lebih baik.

Seremonial KFP sendiri di tandai dengan pernyataan dukungan dan cap tangan dari korporat, NGO, mahasiswa, juga
LPI-DD. Suasana proses cap tangan di lembar sehelai kain putih ini sangat khidmat karena diiringi lagu “Indonesia Pusaka” yang dibawakan oleh Paduan Suara YPHB . Kini Yayasan Hulasko merupakan representasi dari elemen masyarakat yang tergabung dalam KFP.


Menyemarakkan acara ini, beberapa performansi digelar,
antara lain, Tari Saman dan Paduan Suara dari SMA YPHB, Tari Merak dari SMPN 2 Cibinong, Solois Cilik dari SD Cakra Buana, Alunan Rumpun Bambu (Arumba) yang membawakan medley lagu daerah dan beberapa lagu barat dan Sekelompok Biolist dari Sekolah Smart Ekselensia Indonesia (SEI).



Mengakhiri acara ini, inspirator kondang Indonesia, memotivasi hadirin dengan topik “Berbagi dan Sinergi
” melalui “Harta-Kata-Cinta-Tahta” yang harus dibagi agar
manusia bisa Sukses Mulia, sukses bagi dirinya dan mulia bagi orang lain.

Evaluasi Program BBP Putra Putri Alm. Asep Epi Sapari

SILATURAHIM
YAYASAN HULASKO DENGAN YATIM PIATU
PENERIMA PROGRAM BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN


Siapakah Yatim Piatu itu?

Masih tersimpan di ingatan kita, sosok almarhum Asep Epi Sapari yang semasa hidupnya bekerja di Divisi Finance. Tidak lama setelah rekan Asep
Epi Sapari wafat, isterinya menyusul pulang ke rahmatullah, meninggalkan 3 anak yatim piatu: 2 puteri dan 1 putera. Tergugah untuk membantu si yatim piatu melanjutkan pendidikan formalnya, Yayasan Hulasko melalui Program Pemberian Santunan sejak tahun 2009 memberikan “Bantuan Biaya Pendidikan” kepada dua yatim piatu, Shella, puteri no. 2 yang kini sedang menempuh pendidikan Program Diploma Akuntansi di Universitas Indonesia dan kepada Alqi, si bungsu, yang kini duduk di bangku salah satu SMUN Jakarta. Si sulung, yang sudah menamatkan pendidikan strata-1 dan kini sudah berkeluarga, inilah yang selama ini menjadi wakil keluarga alm Asep Epi Sapari dalam berkomunikasi dengan Yayasan Hulasko.

Silaturahim yang hangat

Sudah lama memang Yayasan tidak ketemu muka dengan Shella dan Alqi. Oleh karena itu, selain untuk menjalin silaturahim, Yayasan mengundang mereka berdua untuk melakukan evaluasi progres studi mereka sebelum memutuskan memberikan perpanjangan “Bantuan Biaya Pendidikan”. Dari Pengurus Yayasan, hadir Budi Palupi, Johanes Sudarsono, dan Enny Juliani. Secara bergantian, Budi Palupi dan Johanes Sudarsono, memberikan apresiasi, nasehat serta wawasan dan kepada kedua anak yatim piatu tsb. Secara mandiri, mereka berdua mengelola rumah tangga di rumah peninggalan almarhum dan almarhumah orang tuanya. Benar-benar mandiri, karena semua pekerjaan rumah tangga dikerjakan oleh mereka berdua, tanpa hadirnya pembantu.

Bagaimana tidak hangat? Pak Sudarsono, dengan kocak dan kadang-kadang serius, melalui pengalaman hidupnya yang panjang, “maringi pitutur” dengan contoh-contoh nyata seseorang dalam memilih bidang studi dan paska studinya agar tidak salah langkah. Begitu pula, Budi Palupi mengingatkan perlunya disiplin dalam menjalani studinya dan bersyukur dalam menjalani kehidupannya.

Berdasarkan hasil evaluasi, kendati di luar bidang studi formal, Shella ternyata aktif di Bidang Seni Budaya di kampusnya, sedangkan Alqi menekuni hobinya Pencak Silat, mereka berdua tetap berprestasi dan memenuhi persyaratan sesuai Policy Program Bantuan Biaya Pendidikan Yayasan. Dengan suasana gembira, pada pertemuan ini Yayasan melakukan penandatanganan Surat Perjanjian Program bantuan Biaya Pendidikan Thn 2011 – 2012.

SELAMAT Shella & Alqi – Pertahankan prestasimu dan kemandirianmu untuk masa depan kalian!

Wednesday, 18 May 2011

Beasiswa Kedutaan Besar Jepang

Dengan ini Yayasan Hulasko meneruskan berita tentang beasiswa dari Kedubes Jepang.

Kedubes Jepang menawarkan beasiswa Monbukagakusho utk S1, D3 dan D2.

Persyaratan:
  • Untuk S-1, nilai rata2 ijazah/rapor kelas 3 SMA semester terakhir minimal 8,4.
  • Untuk D3 & D2, nilai rata2 ijazah/rapor kelas 3 SMA semester terakhir minimal 8.0.
  • Pendaftaran dibuka mulai tgl 9 Mei 2011.
  • Pendaftaran terakhir dan Pengembalian Formulir bisa sekaligus dilakukan pada hari penutupan, tgl 10 Juni 2011.
  • Formulir dapat diperoleh secara gratis bagi yang memenuhi syarat di Kedubes Jepang (bagian Pendidikan) Jakarta, Konjen Jepang di Surabaya dan Medan, pukul 08-30 s.d 12.00 dan 14.00 s.d 15.30.

Sunday, 15 May 2011

Bantuan Biaya Pendidikan 2011 - 2012

BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN

Deadline 15 Juli 2011

Yayasan Hulasko menyediakan program “Bantuan Biaya Pendidikan” (BBP) untuk Tahun 2011 – 2012 kepada 8 (delapan) putera/puteri warga Hulasko yang tidak mampu secara ekonomi, namun memiliki prestasi akademik yang cemerlang dan budi pekerti/kepribadian yang baik.

SYARAT-SYARAT PEMBERIAN BBP
Pendaftar harus memenuhi SELURUH persyaratan berikut ini:

1. Persyaratan Dasar

· Putera/Puteri warga Hulasko yang tidak mampu secara ekonomi, karena orang tuanya tertimpa musibah berat, atau status yatim/yatim-piatu karena sudah tidak mempunyai orang tua dan/atau wali yang membiayai pendidikan.

· Warga Negara Indonesia.

· Sedang/akan menuntut ilmu di Indonesia di Sekolah Dasar (SD), Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), Perguruan Tinggi (PT), dengan kriteria sbb:

SD/SLTP: Seleksi khusus

SLTA: Nilai Rapor, minimal 7

PT: IPK minimal 2.5 (skala 4.0)

· Sehat jasmani dan rohani serta berbudi pekerti dan berkepribadian baik.

· Tidak terlibat narkoba, perbuatan melanggar hukum, tindakan kriminal dan/atau tindakan asusila.

· Penerima BBP harus bersedia untuk mematuhi peraturan-peraturan yang diberlakukan oleh Yayasan dan yang diberlakukan oleh institusi studi masing-masing.

2. Persyaratan Lebih Lanjut

· Yayasan akan melakukan seleksi kepada para pendaftar. Apabila diperlukan, pendaftar harus bersedia untuk menjalani proses wawancara yang diselenggarakan oleh Yayasan.

· Pendaftar harus memiliki kesadaran terhadap pentingnya pencapaian pendidikan yang berkualitas untuk mewujudkan keluarga besar Hulasko sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang sehat jasmani & rohani, yang berbudi luhur, cerdas, dan mempunyai mental yang tangguh.

3. Kondisi Pemberian BBP

Kepada pendaftar yang terpilih, Yayasan akan memberikan BBP kepada masing-masing tingkat pendidikan sbb:

Tingkat SD: 3 (tiga) siswa, msg2 sbsr Rp 1.500.000.- (Satu juta lima ratus ribu Rph)/thn

Tingkat SLTP: 2 (dua) siswa, msg2 sbsr Rp 3.000.000.- (Tiga juta Rph)/thn

Tingkat SLTA: 2 (dua) siswa, msg2 sbsr Rp 5.400.000.- (Lima juta empat ratus ribu Rph)thn

Tingkat PT: 1 (satu) mahasiswa sbsr Rp 9.000.000.- (Sembilan juta Rph)/thn

4. Pembayaran BBP

BBP akan dibayarkan langsung setiap 6 (enam) bulan ke rekening pendaftar yang terpilih sebagai penerima BBP, setelah Surat Perjanjian “Pemberian Bantuan Biaya Pendidikan” antara Yayasan dan Penerima BBP, ditandatangani oleh Yayasan dan Penerima BBP (Kedua belah pihak).

5. Masa Pemberian BBP

BBP akan diberikan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun, terhitung sejak tanggal ditandatanganinya Surat Perjanjian “Pemberian Bantuan Biaya Pendidikan” oleh Kedua belah pihak.

Keberlanjutan pemberian BBP tergantung pada kemampuan penerima BBP untuk mencapai prestasi akademik dan kemajuan non-akademik yang memuaskan. Bagi penerima BBP tahun sebelumnya apabila ingin mendapatkan BBP pada tahun berikutnya, sepanjang yang bersangkutan memenuhi persyaratan prestasi akademik maupun kemajuan non-akademiknya, yang bersangkutan wajib mengajukan ulang untuk dilakukan seleksi.

6. Sanksi

Yayasan akan mengenakan sanksi untuk setiap pelanggaran terhadap syarat-syarat pemberian BBP, termasuk namun tidak terbatas pada pencapaian prestasi akademik. Sanksi dapat berbentuk penghentian sementara pemberian BBP, diperpendeknya masa pemberian BBP atau pengakhiran BBP.

7. Pengakhiran BBP

BPP akan segera diakhiri, apabila:

· Penerima BBP tidak dapat memenuhi kewajibannya atau gagal mencapai prestasi akademik yang dipersyaratkan.

· Penerima BBP terpaksa mengundurkan diri atau tidak dapat melanjutkan pendidikannya karena penyakit yang diderita, atau karena alasan lain.

· Penerima BBP terbukti memalsukan informasi yang dimuat di formulir pendaftaran atau dalam dokumen yang dilampirkan.

· Penerima BBP telah dikeluarkan dari program studinya, apapun alasannya.

· Penerima BBP terlibat dalam kegiatan ilegal, misalnya penyalahgunaan dan pengedaran obat-obat terlarang atau bentuk kegiatan kriminal lainnya.

8. Administrasi

· Pendaftar mengajukan permohonan Program Bantuan Biaya Pendidikan kepada Yayasan, dengan mengisi formulir aplikasi Program BBP terlampir.

· Formulir aplikasi dilengkapi dengan:

ü fotocopy kartu hasil studi atau rapor, minimal 2 (dua) semester terakkhir yg telah dilegalisir

ü fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Pelajar

ü fotocopy kegiatan organisasi atau Surat Keterangan aktif berorganisasi (bila ada)

ü 1x foto berwarna, ukuran 4 x 6


Formulir BBP
Klik untuk formulir BPP


Jakarta, 16 Mei 2011
YAYASAN HULASKO




Ketua Badan Pengurus

Thursday, 17 March 2011

DONASI ILMU YAYASAN HULASKO KE SEKOLAH SMART EKSELENSIA INDONESIA, PARUNG, BOGOR

Donasi Ilmu, Bukan Donasi Dana

Hari Sabtu, 5 Maret 2011 yang sejuk karena bekas hujan semalaman tidak menyurutkan semangat Yayasan HULASKO untuk Donasi Ilmu, ya Donasi Ilmu, bukan Donasi Dana, ke Sekolah Smart Ekselensia Indonesia- Lembaga Pengembangan Insani (SEI-LPI) di Parung, Bogor.

Setelah tiba di tempat tujuan, sudah terlihat di ruang pelatihan diadakan, anak-anak siswa Kls 5 (setara dengan Kls 3 SMU) Angkatan ke-3, sejak SEI didirikan 7 tahun lalu. Keberangkatan Yayasan ke SEI ini merupakan kunjungan ke-2 .

Disertai hujan rintik-rintik, selama di perjalanan dalam satu mobil dari Jakarta menuju tempat tujuan, rombongan Yayasan Hulasko yang terdiri dari Budi Palupi (Ketua Badan Pengurus Yayasan dan Ketua Rombongan), J. Sudarsono (Wakil Ketua Yayasan dan Facilitator), Sutikno Pandoyo (Facilitator), Emmy Soerjo (Humas Yayasan) dan Nehria Sudjarwo (Sekretaris Yayasan), memanfaatkan kebersamaan tersebut dengan ceritera-ceritera nostalgia selama berkarya di Hulasko.

Trashik, Acara Pembuka

Tepat jam 8:00 acara dibuka dengan pertunjukan musik Trashik yang dimainkan oleh siswa-siswa baru kelas 1 SMP Angkatan ke-7, yang merupakan siswa-siswa berbakat yang mewakili seluruh propinsi di Indonesia. Walaupun istrumen musik yang digunakan adalah barang-barang bekas, para siswa tampil ceria dan semangat. Dan, salah satu lagunya adalah, “Kucing Garong”, lucu, menggelikan melihat raut muka anak-anak yang senyum sambil memainkan instrumen itu. Melodinya yang keluar karena pukulan pada jejeran botol bekas, tidak kalah lho dengan melodi yang dihasilkan dari gitar akustik.

Mewakili pimpinan SEI-LPI, Bpk. Abdul Manaf, Kepala Sekolah SMP, memberikan kata sambutan, dengan mengucapkan Terima Kasih ke Yayasan Hulasko. Beberapa minggu lalu sebelum kunjungan Yayasan Hulasko, SEI juga menerima Bakti Peduli dari PT Trakindo Utama, di mana “Petinggi-Petinggi”nya mengajarkan pentingnya integritas bagi siapapun, termasuk bagi siswa-siswa. SEI-LPI memang sering menerima tamu dari berbagai Perusahaan atau Institusi , yang memberikan Donasi Ilmu, seperti yang diberikan oleh Yayasan Hulasko.

Tujuan, Harapan Yayasan Hulasko, Insan Kamil

Budi Palupi menyampaikan terima kasih kepada pimpinan SEI-LPI atas kepercayaan dan kesempatan ke-2 yang diberikan kepada Yayasan. Mengingat jajaran pengajar dan siswa peserta sesi ini berbeda dengan kesempatan pertama thn 2010, Budi Palupi menjelaskan status Yayasan Hulasko. Patut disyukuri warga Hulasko yang kini bertebaran di berbagai perusahaan di Indonesia maupun di manca negara mempunyai keterikatan melalui payung Yayasan Hulasko yang visinya adalah ingin menciptakan Keluarga Besar Hulasko yang peduli terhadap kesulitan warganya dan masyarakat umum, melalui program penyantunan, pendampingan dan pemberdayaan, berdasarkan rasa kesetiakawanan, persaudaraan dan persatuan yang kokoh.

Menyadari potensi dan kompetensi beragam yang dimiliki oleh warga Hulasko, melalui program pendampingan dan pemberdayaannya, Yayasan melakukan Donasi Ilmu ke SEI-LPI. Benar, warga Hulasko yang sarat ilmu dan pengalaman bersedia berbagi ilmu untuk Keluarga Besar Hulasko sendiri maupun masyarakat umum, seperti SEI-LPI ini.

Ini semua dimaksudkan untuk berpartisipasi dalam upaya mencerdaskan bangsa dan bersama-sama komponen lain bangsa menjadikan Indonesia ke depan lebih baik.

Setelah memperkenalkan satu demi satu rombongan Yayasan Hulasko yang hadir di acara ini, Budi Palupi juga menyampaikan pesannya agar para siswa menjadikan dirinya sebagai Insan Kamil.

Apa itu Insan Kamil? Sesuai yang dinasehatkan oleh Ibnu Sina, seorang ilmuwan muslim, Insan Kamil adalah insan yang bisa mendayagunakan keseluruhan potensi yang dimiliknya dengan seimbang. Dengan menggunakan keseluruhan potensi secara seimbang, seseorang akan menjadi kalifah yang baik di bumi, di masyarakat. Untuk menjadi insan kamil, arah pendidikan yang diberikan harus mencakup 3 hal utama :

Perkembangan fisik, melalui:

· makanan yang thayyib dan halal

· istirahat, tidur yang cukup

· olah raga yang teratur dan terukur

1. Perkembangan agama, akhlak, budi pekerti

2. Perkembangan intelektual

Budi Palupi percaya para siswa telah mendapatkan ketiga hal tsb di SEI-LPI. Selanjutnya juga mengingatkan agar siswa mempersiapkan dengan matang karena bulan April mendatang mereka menempuh ujian. “Ikuti jejak para senior kalian, karena thn 2010 lalu, seluruh siswa Kls 5 sebanyak 30 (tiga puluh) semuanya bisa diterima di Perguruan Tinggi Negeri”, begitu pesan Budi Palupi.

Mengakhiri sambutannya, Budi Palupi meminta 30 (tiga puluh) siswa Kls 5 plus 1 (satu) siswa lulusan thn lalu yang berkunjung ke SEI-LPI setelah menyelesaikan Program Pertukaran Pelajar ke Belgia, memperkenalkan dirinya masing-masing, dengan menyebutkan asal daerah dan talenta/keahlian yang dimiliki atau cita-cita mereka. Ternyata mereka berasal dari kota yang beragam, a.l. Medan, Palembang, Lampung, Jakarta, Bekasi, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Tual Maluku, Samarinda, Bone, Makassar, dll. Demikian juga, talenta keahlian dan cita-cita mereka juga beragam, a.l. fisika, kimia, seni musik, teknik informatika, politik, bahasa asing (Jepang, Perancis, Arab), dll.

Sesi Pertama Donasi Ilmu, “Motivasi Untuk Pengembangan Diri”

Sebagai sosok yang menguasai ilmu “Public Speaking” dan seringnya tampil sebagai Master of Ceremony, Sutikno Pandoyo, tampil penuh percaya diri. Dengan intonasi yang jelas serta volume suara yang pas, walaupun saat itu agak batuk, pak Tikno seperti menghipnotis para siswa yang serius menyimak paparan “Motivasi Untuk Pengembangan Diri”.

Sesuai dengan tujuannya, sesi ini memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada peserta dengan cara mensimulasikan dan mendiskusikan tentang “Motivasi” yang dapat digunakan sebagai lokomotip untuk mendorong semangat setiap insan dalam proses menggapai masa depan.

Pak Tikno mengungkapkan, “Sukses itu milik kita semua” bagi yang benar-benar menyadari, yang menginginkan dan memperjuangkannya dengan sepenuh hati.

Ungkapnya, rasa percaya diri akan timbul bila meng-apresiasi diri kita sendiri. Patut disayangkan orang Indonesia ternyata paling kurang memberi apresiasi kepada orang lain.

Kepada siswa, pak Tikno yang kini bekerja di PT Arah Prana (Modec Langsa) juga memberitahu bahwa antara Sukses dan Gagal, sebenarnya perbedaannya tipis sekali . Yang membedakannya adalah Motivasinya. Dan untuk membangkitkan motivasi menuju sukses, diperlukan:

ü Bangun sikap mental yang positif dan sukses

ü Cintai profesi kita dan lingkungan sekitar

ü Berani merubah pola pikiran

ü Berhenti menyalahkan orang lain (Orang gagal ialah orang yang selalu menyalahkan orang lain)

ü Berani menyalahkan diri sendiri

ü Belajarlah

Motivasi paling bagus datang dari kita sendiri, walaupun orang lain juga dapat memotivasi kita. Dan untuk bisa fokus pada motivasi, buatlah jadwal.

Sebuah contoh kegigihan motivasi adalah cerita tentang si Pendiri ayam Kentucky (Kol. Sanders) yang pada mulanya menjajakan dagangan ayamnya dari rumah ke rumah. Pada ketukan pintu rumah ke 1016 barulah ada pembeli pertama. Tentu ini memerlukan kegigihan tersendiri.

Selain kegigihan, untuk membangkitkan motivasi diperlukan disiplin dan kontrol emosi. Di sesi ini juga ditanyakan kepada siswa, “Apa buktinya seseorang memiliki emosi rendah?”. “Gampang, bila anda sedang mengendarai motor, tiba-tiba ada motor yang menyalip anda dengan ugal-ugal-an, anda tetap tenang dan fokus mengemudikan motor anda, itu buktinya anda bisa mengontrol emosi anda”, ujar pak Tikno.

Mengakhiri sesinya, pak Tikno mengatakan kesuksesan adalah 10% ilham dan 90% -nya keringat. Karena hidup ini adalah pilihan, maka carilah yang membuat kita senang/gembira.

Kesempatan berhasil di tangan Yang Maha Menentukan, tetapi tugas kita bukan untuk berhasil tetapi untuk mencoba. Karena dari mencoba itulah kita menemukan kesempatan untuk berhasil.

Secara ringkas program ini mengungkapkan betapa dahsyatnya MOTIVASI, yang ternyata mampu membangkitkan jiwa yang lemah menjadi kuat, orang yang pesimis menjadi optimis dan orang yang gagal menjadi sukses. Survey membuktikan bahwa orang yang sukses dan orang yang gagal ternyata perbedaan IQ-nya sangat tipis. Yang menyolok adalah perbedaan Motivasinya.

Sesi Kedua, “Meningkatkan Kinerja Melalui behaviour Intervention”

Mengawali sesinya, J. Sudarsono, yang di tempat bekerjanya sekarang mendapat tugas multi disiplin, menceriterakan riwayat hidupnya. Mulai dari saat bekerja yang hanya berbekal setara ijazah sekolah menengah atas, atas kemauannya yang keras dan kemampuannya, J. Sudarsono berhasil meraih gelar kesarjanaan strata-1. Setelah pengabdian yang cukup panjang, dengan pertimbangan yang matang, J. Sudarsono meninggalkan perusahaan bukan karena ada masalah dengan perusahaan, tetapi J. Sudarsono ingin sekolah lagi, demi meningkatkan kemampuan akademiknya. Di sela-sela kesibukannya bekerja sebagai konsultan, J. Sudarsono berhasil menggapai titel magister, sarjana strata-2, dan kini mencurahkan perhatian serta melalui kontribusinya yang beragam di Lapindo Brantas, Inc.

Ceritera singkat tentang riwayat tsb dimaksudkan untuk membangkitkan semangat para siswa agar tak kenal lelah untuk terus belajar, untuk mencapai kehidupan yang lebih baik.

Pak Darsono mengatakan bahwa tujuan sesi ini adalah agar siswa dapat memahami metodologi Behaviour Intervention. Dengan memahaminya, siswa bisa mengintervensi perilaku kerja dirinya sendiri maupun perilaku kerja orang2 di lingkungannya. Metode ini bisa diaplikasikan di lingkungan keluarga maupun di masyarakat.

Walaupun materi yang disampaikan oleh pak Darsono adalah yang dilaksanakan di dunia kerja, para siswa tampak antusias mendengar ceritera tentang pentingnya pelaksanaan HSE (Health, Safety & Environment), di industri minyak dan gas bumi. Penting karena industri minyak dan gas bumi adalah industri yang: tinggi teknologi, tinggi resiko dan padat modal. Bagaimana tidak padat modal, kalau biaya pengeboran untuk 1 sumur darat adalah sekitar US$ 4 – 5 juta, sedangkan untuk 1 sumur lepas pantai memerlukan biaya US$ 50 – 55 juta.

Pak Darsono menjelaskan Budaya Kerja Aman (Safety Culture) untuk meningkatkan kinerja diperlukan:

ü Attitude / Sikap

ü Behavior / Perilaku

ü Culture / kebiasaan kinerja di lingkungan sekitar

Lebih lanjut, pak Darsono membagi ilmu dan pengalamannya dalam melakukan Intervensi Perilaku, melalui berbagai metode, antara lain, Pendulum Top Down – Negative Effect & Positive Impact; Rekayasa Teknik (Engineering) yang akan menaikkan level:

ü Performance, engineering control

ü Standards

ü Perilaku

ü

“Bagaimana cara merubah perilaku orang lain?. Caranya akan dapat dipelajari”, ucap pak Darsono yang juga juga mengatakan seringkali orang tua bukan merubah perilaku anaknya, tetapi hanya memberitahu apa yang diinginkannya.

Secara detil, pak Darsono menjelaskan aplikasinya di industri migas melalui Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja, yang dilakukan melalui pendekatan perubahan perilaku dan membentuk Safety Culture/Budaya Kinerja Aman.

Menurut survey hampir semua kecelakaan disebabkan oleh perilaku manusia dan penurunan kecelakaan kerja, harus dilakukan dengan pendekatan konsep:

ü Teori Perilaku

ü Teori Motivasi

ü Teori Komunikasi

Pak Darsono juga menjelaskan step atau tahapan melakukan “Implementasi Behaviour Observation”, melalui : Prepare, Observe, Intervention/Communication, Record – Hasil Intervensi, dan Follow-Up.

Melalui perubahan perilaku yang permanen, bisa didapat performance yang optimal dan performance ini bisa diukur dari:

ü Total behaviour observation

ü Safe observation index

ü Accident/frequency/rate

Secara keseluruhan, program ini mengajarkan tentang manfaat Behaviour Intenvention (Perubahan Perilaku Kerja) dalam upaya meningkatkan kesadaran seseorang agar dapat menghasilkan kinerja yang optimal, benar dan aman.

Untuk mendapatkan kinerja optimal diperlukan keahlian yang relevan, namun pengamatan membuktikan walaupun seseorang memiliki keahlian yang memadai, belum tentu bisa menghasilkan kinerja yang optimal. Kinerja optimal tidak cukup dicapai hanya mengandalkan keahlian yang relevan, tetapi harus ditunjang aspek lain, yaitu perilaku.

Banyak orang pintar namun belum tentu mau bekerja dengan baik. Mengapa demikian? Salah satu cara pendekatannya adalah melalui Behaviour Intervention. Kita harus dapat mengintervensi perilaku seseorang agar orang mau berperilaku yang menunjang pada peningkatan kerja dan kerjasama dalam team.

Mengakhiri sesi, pak Darsono menceriterakan kepada siswa proses terjadinya Lumpur Sidoarjo, upaya-upaya penanggulangan yang telah dijalankan dengan semua pihak terkait dan statusnya kini. Penjelasan pak Darsono yang bekerja di Lapindo merupakan hal baik, agar publik luas tidak saja mendapatkan berita dari satu sisi yang dilansir oleh media, tetapi juga dari Lapindo. Siswa-siswa mendengarkan secara serius dan kini telah mendapatkan berita yang seimbang.

Menutup Program Donasi Ilmu dari Yayasan Hulasko, Budi Palupi mengharapkan pengetahuan yang dibagikan kepada para siswa memberikan banyak manfaat untuk kehidupannya sekarang sebagai pelajar maupun nanti di dunia kerja.

Diantar oleh beberapa pengajar SEI-LPI, rombongan Yayasan berkeliling area SEI-LPI, melihat

fasilitas yang ada, antara lain, Asrama Siswa, Ruang Makan, Perpustakaan (yang sedang dibangun ulang, dengan memperluas bangunannya), Sekolah Guru Ekselensia Indonesia, lapangan Olah Raga, dll.

000OOO0000

Sunday, 27 February 2011

Reminder Achievement Awards

Dear HULASKOERS,

Mengingatkan kembali kepada Keluarga besar HULASKO.untuk dapat berpartisipasi dalam program “Achievement Awards”.

Yayasan akan memberikan Penghargaan pd setiap “Achiever” yg terpilih, mulai dari Rp 2.500.000- (Dua juta lima ratus ribu rup.) hingga maks. Rp 5.000.000- (Lima juta rupiah).

  • Deadline pendaftaran adalah 28 Februari 2011, walaupun demikian, karena ada kemungkinan pendaftaran yg masih dalam proses pengiriman, maka Panitia masih menerima pendaftaran hingga akhir minggu ini, Jum'at, tgl 4 Maret 2011.


Tunjukanlah kemampuanmu dan dapatkan hadiahnya, ayo tunggu apa lagi, jangan lewatkan kesempatan baik ini ! Ayo segera daftarkan teman2 HULASKO atau Keluarga anda, jangan ketinggalan !


Monday, 31 January 2011

YAYASAN HULASKO
2010 ACHIEVEMENT AWARDS



HULASKOERS,
Sadar adanya potensi serta talenta yang dimiliki oleh Keluarga Besar HULASKO yang merupakan bagian dari masyarakat Indonesia, sesuai dengan Misi Yayasan HULASKO untuk bersama-sama komponen lain bangsa mewujudkan Indonesia ke depan yang lebih baik, Yayasan HULASKO meluncurkan program “Achievement Awards”, yang merupakan bagian dari Program Kerja tahun 2010, namun dilaksanakan di awal tahun 2011.

Program ini adalah ajang talent di masa depan yang berasal dari Keluarga Besar HULASKO. Melalui Program “Achievement Awards”, Yayasan HULASKO akan memberikan penghargaan untuk memberikan rasa percaya diri dan kebanggaan kepada individu dari Keluarga Besar Hulasko yang berhasil melakukan suatu pencapaian yang luar biasa.

Dengan kategori-kategori tersebut di bawah ini.

Yayasan akan memberikan Penghargaan kepada setiap “Achiever” yang terpilih, sebesar mulai dari Rp 2.500.000- (Dua juta lima ratus ribu Rupiah) hingga maksimum Rp 5.000.000- (Lima juta Rupiah). Tanpa memandang asal dari 4 (empat) katagori, “Achievement Awards” akan diberikan kepada “Achiever” yang terpilih maksimum 10 (sepuluh) orang setiap tahun.

KATEGORI:

1. Sport and Fitness of the Year
Penghargaan ini diberikan kepada individu yang dalam 12 (dua belas) bulan terakhir sebagai atlet yang mempunyai track record kebugaran yang prima, mempunyai semangat dan jiwa juara yang telah berlaga di suatu/beberapa turnamen dan menorehkan prestasi gemilang sebagai pemenang/juara di dunia olah raga, pada satu atau beberapa cabang olah raga, di tingkat
Kabupaten/Kotamadya/Propinsi/Nasional/Internasional.

2. Co/Extra-Curricular Activities of the Year
Penghargaan ini diberikan kepada individu siswa/siswi yang dalam 12 (dua belas) bulan terakhir, melalui suatu proses seleksi ketat, telah tampil meraih prestasi gemilang dengan terpilihnya yang bersangkutan memenangkan perlombaan/kompetisi untuk tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), atau Perguruan Tinggi (PT), pada kegiatan-kegiatan “Co/Extra-Curricular” yang meliputi, antara lain, LKIR (Lomba Kreativitas Ilmiah Remaja); Program Pertukaran Siswa Antar Negara, Seni Drama/Teater; Seni Tari; Fotografi; Teknologi Informasi; Forum Debat Bahasa Asing; PMR (Palang Merah Remaja); Paper Contest, dll, ditingkat Kabupaten/Kotamadya/Propinsi/Nasional/Internasional. Penghargaan ini diberikan kepada individu yang dalam 12 (dua belas) bulan terakhir telah tampil meraih prestasi gemilang dengan terpilihnya yang bersangkutan memenangkan perlombaan/kompetisi pertunjukan musik, kuliner dan/atau seni rupa meliputi, a.l. seni keramik, seni lukis, seni suara, seni pahat/ukir, seni batik, kerajinan tangan, seni arsitek, dan sejenisnya, ditingkat Kabupaten/Kotamadya/Propinsi/Nasional/Internasional.
Penghargaan ini diberikan kepada individu yang dalam 12 (dua belas) bulan terakhir telah mendedikasikan dirinya sebagai wujud pengabdiannya kepada masyarakat, dengan menjadi Ketua Rukun Tetangga (RT) , Ketua Rukun Warga (RW), Penggerak/Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Penyuluh (Pertanian, Hukum, Kesehatan, Perindustrian, dll), atau menjadi Relawan Korban Bencana Alam dan bencana lain sejenisnya, atau menjadi Penggerak Ekonomi Kreatif/Pembina Usaha Kecil Menengah (UKM); di tingkat
Kelurahan/Kabupaten/Kotamadya/Propinsi/Nasional/Internasional.


3. Performing Music, Culinary and Visual Arts of the Year
Penghargaan ini diberikan kepada individu yang dalam 12 (dua belas) bulan terakhir telah tampil meraih prestasi gemilang dengan terpilihnya yang bersangkutan memenangkan
perlombaan/kompetisi pertunjukan musik, kuliner dan/atau seni rupa meliputi, a.l. seni keramik, seni lukis, seni suara, seni pahat/ukir, seni batik, kerajinan tangan, seni arsitek, dan sejenisnya, di tingkat Kabupaten/Kotamadya/Propinsi/Nasional/Internasional.

4. Service to the Community of the Year
Penghargaan ini diberikan kepada individu yang dalam 12 (dua belas) bulan terakhir telah
mendedikasikan dirinya sebagai wujud pengabdiannya kepada masyarakat, dengan menjadi Ketua Rukun Tetangga (RT) , Ketua Rukun Warga (RW), Penggerak/Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Penyuluh (Pertanian, Hukum, Kesehatan, Perindustrian, dll), atau menjadi Relawan Korban Bencana Alam dan bencana lain sejenisnya, atau menjadi Penggerak Ekonomi Kreatif/Pembina Usaha Kecil Menengah (UKM); di tingkat Kelurahan/Kabupaten/Kotamadya/Propinsi/Nasional/Internasional.

Bagaimana menjadi peserta :
Setiap individu dari Keluarga Besar HULASKO bebas untuk berpartisipasi dalam Yayasan HULASKO “Achievement Award 2010”. Pendaftaran dilakukan sesuai kategori yang tersedia dan peserta boleh mendaftar lebih dari satu kategori atau merekomendasikan pihak lain.

Cara mendaftar :
Pilihlah kategori yang akan Anda ikuti dan buatlah narasi maksimal 500 (lima ratus) kata atau dalam 2 (dua) lembar kertas ukuran A-4, dengan font “calibri”, spasi 1.5, yang berisi alasan mengapa Anda mendaftar pada Yayasan Hulasko “Achievement Award 2010”. Lalu kirim dokumen Anda ke email: nehria.astriani@energi-mp.com, atau rieka.idroes@energi-mp.co.id dengan menyertakan lembar yang berisi informasi berikut ini:
• Nama Anda
• Nama Perusahaan/Sekolah
• Nama Orang Tua Pendaftar Pendaftar (u/pendaftar siswa)
• Kategori
• Jabatan/Status
• Alamat anda
* No.Telephone/HP
• Email
• Kategori yang diikuti

* Selain melengkapi lembar tsb di atas, setiap pendaftaran harus dilengkapi dengan bukti-bukti
pendukung, berupa a.l. dokumen surat penghargaan dan/atau piagam/sertifikat/ foto/momento
penghargaan, dll.

*Peserta program “Achievement Award thn 2010” ini harus berdasarkan kegiatan yang dilakukan dalam kurun waktu Januari 2010 hingga Desember 2010.

*Jika anda memiliki pertanyaan seputar pendaftaran atau kategori yang akan diikuti, silahkan
kirim email ke alamat tersebut di atas.

*Pendaftaran akan ditutup pada tanggal 28 Februari 2011.

Nominasi: Perlu dicatat bahwa Yayasan HULASKO tidak akan memproses pendaftaran dan nominasi yang tidak disertai dengan data lengkap.

Ketentuan Penilaian :
Penilaian terhadap para peserta dibagi dalam 2 (dua) aspek:
1. Konten/Content (Bobot/Weight: 80%)
* Jelas/Nyata (Clearness): 15%
* Terobosan & Solusi (Breakthrough & Solution): 35%
* Orisinil (Originality): 15%
* Bisa dilaksanakan/digunakan (Applicable): 15%

2. Konteks/Context (Bobot/Weight: 20%)
* Sesuai/ketepatan waktunya (Timely)
* Sikap dan ketrampilan penunjang lainnya (Attitude and other supporting skills)

Penjurian :
Penjurian “Achievement Award” dilakukan oleh Dewan Juri. Setiap formulir yang telah dilengkapi sesuai persyaratan akan diproses untuk dievaluasi oleh Dewan Juri.
Dewan juri akan melakukan rapat penentuan pemenang paling lambat akhir bulan Maret 2011.
Panel dewan juri terdiri dari organ Yayasan HULASKO, yang memiliki pengetahuan, berpengalaman dibidangnya, objektif dan kredibel. Apabila diperlukan Dewan Juri dapat menghadirkan nara sumber di bidang tertentu untuk ikut memberikan penilaian.

Keputusan dewan juri final dan tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun.

Info tentang “Achievement Award”, bisa juga di-klik Blog Yayasan Hulasko pada alamat ini:
http://yayasanhulasko.blogspot.com


Jakarta, 31 Januari 2011
Yayasan Hulasko
Budi Palupi -Ketua Badan Pengurus