Friday, 17 May 2013
Outbound, Hadiah Kesungguhan Kinerja dan Prestasi Siswa Dhuafa
Seperti yang selama ini dilakukan oleh Yayasan HULASKO, sebagai upaya membantu menghapus kesenjangan pendidikan, dalam bulan Mei, bulan di mana komunitas pendidikan merayakan “Hari Pendidikan Nasional”, pada hari Sabtu tgl 11 Mei 2013, Yayasan HULASKO kembali melaksanakan kegiatan Oubound bagi siswa-siswi Sekolah MasTer (Masjid Terminal) Depok.
“Apa itu MasTer?”, mungkin ada pertanyaan seperti itu bagi Hulaskoers yang baru bergabung di milis ini. Berikut ini profil singkatnya: Sekolah MasTer adalah sekolah bagi kaum papa, yang berada di areal Terminal Kota Depok. MasTer yang merupakan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan dikelola oleh Yayasan Bina Insan Mandiri (Yabim), menawarkan pendidikan gratis bagi Siswa Dhuafa/Komunitas Papa, dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Tingkat Pertama (SLTP), hingga Sekolah Menengah Tingkat Atas (SLTA), termasuk Program Paket A sampai Paket C.
Tidak terkira senangnya siswa-siswi SMA MasTer ketika sang “kakak” menginformasikan bahwa dari lebih seratus siswa tingkat SMA MasTer, sebanyak 50 siswa-siswi telah terpilih untuk diajak Outbound ke Kampoeng Air Katulampa Bogor. Rupanya sang “kakak” (panggilan siswa kepada para guru, para relawan yang kebanyakan memang masih berstatus mahasiswa/i) baru memberikan informasi kegiatan Outbound tsb hanya 2 (dua) hari sebelum hari keberangkatan, walaupun program Yayasan Hulasko ini telah dikomunikasikan ke MasTer di awal thn 2013. “Kakak” rupanya membuat suatu surprise atau kejutan kepada 50 siswa yang terpilih karena prestasinya, karena kejujurannya, karena kedisiplinannya, karena rajinnya, dan karena-karena positif yang lain. Inilah sebuah hadiah bagi kesungguhan!
Siswa-siswi yang telah terpilih tsb didampingi oleh 4 “Kakak” terlihat riang dan semangat berangkat bersama Yayasan HULASKO dari lokasi Sekolah MasTer Depok menuju Kampoeng Air Katulampa Bogor, di mana pak & ibu Djainuddin telah menanti kedatangan rombongan. Keriangan peserta seperti tercermin pada “container” yang dicat warna-warni, tempat belajar/ruang kelas siswa-siswi Sekolah MasTer.
Tepat pukul 08.00 wib, Yayasan HULASKO membuka acara Outbound dan menyampaikan pesan kepada anak-anak agar dalam menjalani kehidupan sehari-hari mereka melakukan kerjasama - bukan kerjasama yang negatif, tetapi kerjasama yang positif. Kerjasama positif ini tercermin dari permainan-permainan Outbound yang akan dijalani. Aktivitas Outbound ini merupakan bentuk pembinaan dan pengembangan siswa sebagai sumber daya manusia Indonesia. Ini tidak saja berguna untuk “self development” tetapi juga berguna agar siswa mempunyai ketrampilan berkomunikasi, kepemimpinan,teamwork serta sikap edukatif, inspiratif, motivatif, dll.
Di sela-sela permainan, Yayasan HULASKO berbincang-bincang dengan sang “kakak” dan beberapa siswa. Ternyata ada fakta lain lagi yang membanggakan. Selain sebagai siswa/i SMA MasTer, 6 siswa/siswi SMA Sekolah MasTer ini terseleksi di thn 2013 sebagai siswa pioneer di “SekolahEnterpreneur”, di daerah Kelapa Dua, Depok.
Proses seleksi menjadi siswa “Sekolah Enterpreneur” cukup ketat, karena dari sekitar 1,000-an pendaftar umum, disaring menjadi 16, kemudian disaring lagi hingga tinggal 6. Ke-6 siswa/i inilah yang mendapat bantuan akomodasi, pembinaan & pelatihan dari Sekolah Enterpreneur untuk menjadi seorang wirausaha yang gigih dan ulet.
Di Sekolah Enterpreneur, siswa/siswi terpilih ini bangun mendirikan shalat malam. Bagi yang “passion”nya masak-memasak, setelah mendirikan shalat malam, jam 03.00 dini hari mereka difasilitasi membuat jajanan/kue-kue: “PisCok”, “Risoles”, dan lain-lain. Jam 06.00 – 08.00 siswa menitipkan jajanan/kue-kue tadi di Kantin2 Sekolah SD di Depok. Yang “passion”nya olah raga, disalurkan untuk menjadi Pelatih Futsal di tempat Permainan Futsal. Masih ada sisa waktu untuk belajar. Siang hari hingga sore/malam, anak-anak ini kembali menjalani kegiatan rutinnya sebagai siswa SMA Sekolah MasTer yang jam sekolahnya memang siang – sore/malam (karena keterbatasan ruang belajar/kelas). Selama ini selain belajar, siswa MasTer juga mengasong. Kini tambah lagi sebuah “Dual Program” yang membanggakan, Menjadi Siswa & Wirausaha, yang Terarah dan Terstruktur.
Dari permainan selama Fun Outbound di Kampoeng Air Katulampa, a.l. balap karung, tarik tambang, lomba bakiak, titian elvis, jembatan goyang, perahu kano, gebuk bantal, flying fox dan mandi di sungai air deras, yang keseluruhannya berakhir sekitar jam 15.00 wib, Yayasan HULASKO dan Sekolah MasTer berharap semoga seluruh peserta mampu menghasilkan kinerja/prestasi yang gemilang di masa-masa mendatang, sesuai dengan Tema Outbound kali ini, “Kerjasama Wujudkan Cita, Tuk MasTer, Tuk Indonesia Tercinta". Ya, untuk Indonesia tercinta!
Salam HULASKO!
Tuesday, 2 April 2013
IPTC 2013 di Beijing
Sahabat-Sahabat Hulasko,
Dengan berbagi ilmu, kita pasti juga belajar dari yang lain - belajar untuk mengetahui; belajar untuk melakukan; belajar untuk dirinya sendiri dan belajar untuk kebersamaan.
"Barang siapa memberikan petunjuk kebaikan, maka baginya akan mendapatkan ganjaran seperti ganjaran yang diterima oleh orang yang mengikutinya, dan tidak berkurang sedikitpun hal itu dari ganjaran orang tersebut". (HR. Muslim)
Ilmu, Insya Allah, akan menjadi sebuah kekuatan, manakala ilmu merupakan:
i). Profound Knowledge (ilmu yang luas dan dalam);
ii) Applied knowledge (ilmu yang diamalkan), Ilmu yang tidak diamalkan sama dengan pohon yang tidak berbuah (ka al-syajar bila tsaman), kesia-siaan belaka.
iii). Alat dan metode untuk mencapai visi atau cita-cita mulia.
Selamat atas usaha, kerja keras dan tampilnya Pak Hadi Sriyanta sebagai warga Hulasko, sebagai anak bangsa Indonesia, mempresentasikan 2 (dua) paper: "IPTC 17101" dan "IPTC 17082" di forum berskala internasional "IPTC 2013" di Beijing International Convention Centre, Wuzhou, Beijing, Republic of China.
Tuesday, 18 December 2012
Pahitnya Menjadi Orang-Orang Yang Kalah
Pahitnya menjadi orang-orang yang kalah tidak ingin dirasakan oleh para mahasiswa yang tergabung dalam “Program Pembinaan Sumber Daya Manusia Strategis” Nurul Fikri (PPSDMS NF) di Depok ini. Orang-orang yang kalah secara jati diri akan semakin tidak memiliki apa-apa yang dijunjung tinggi sebagai nilai kehormatan.
Mereka yang kini menempuh studi di semester 3 s/d 5 dari berbagai Jurusan/Fakultas di UI adalah calon-calon pemimpin yang bertekad menjadi lentera kecil, menjadi penerang dalam kegelapan. Benar, mereka tidak ingin menjadi orang-orang yang kalah, orang yang jiwanya ditaklukkan oleh kegetiran hidup di dunia ini. Makanya dalam acara ini, beberapa kali saya menyemangati mereka untuk kelak nantinya menjadi pemimpin yang gigih mengatasi segala kesulitan, tekanan dan gempuran di dunia, karena memang dunia inilah ladang ujiannya.
Melalui pemberian berbagai program/aktivitas kepemimpinan, mereka tampil disiplin dan patriotik, khususnya sewaktu mereka meng-ikrarkan “Idealisme PPSDMS”. Sejalan dengan ruh Yayasan Hulasko, mereka dituntut menjadi insan yang berkarakter, yang adil, cerdas, menjunjung kebersihan hati, pemberani dan pembelajar.
Wednesday, 14 November 2012
Penggali Parit Terbaik Juga Pahlawan
![]() |
| Yayasan HULASKO bersama siswa-siswi Sekolah MasTer |
“Menurutmu, siapakah pahlawan itu?”, saya menanyakan ke siswa-siswi SMA Sekolah MasTer. “Mereka yang telah berjasa dan telah gugur”, jawab seorang siswa. Saya lanjutkan lagi, “Apakah pahlawan hanya yang telah gugur?”. “Tidaaaaak”, serempak siswa-siswi menjawab. “Lantas siapa saja yang disebut pahlawan?”, saya melanjutkan pertanyaan. Siswa-siswi saling berebut menjawab dan saya melengkapinya, “Betul, baik yang sudah tiada maupun yang masih hidup bisa disebut pahlawan, seperti: guru, ibu, ayah, agen perubahan - seseorang yang dengan kecintaannya melakukan tindakan perubahan ke arah yang lebih baik atau berkorban untuk orang lain tanpa pamrih dengan dilandasi semangat nasionalisme yang pemikiran maupun karyanya ada.
Itulah penggalan sesi acara Donasi Ilmu Yayasan Hulasko ke Sekolah MasTer (Masjid Terminal), Depok, yang berlangsung bersamaan dengan peringatan Hari Pahlawan ke-67, Sabtu, tanggal 10-11-2012. Dihadiri tidak kurang dari 60 siswa-siswi SMA Sekolah MasTer, Yayasan Hulasko kali ini menurunkan Tim-nya, pak Gaguk Yugentoro yang menyampaikan materinya berjudul “Pengalaman Hidupku – From Nobody to Somebody” dan mbak Frederieka Idroes yang berbagi ilmunya berjudul “Pentingnya Keselamatan Untuk Meraih Sukses”.
![]() |
| Pak Gaguk Yugentoro saat menyampaikan materi |
Pak Gaguk tentu tidak ingin pamer, tetapi ingin menginspirasi siswa-siswi Sekolah MasTer bahwa judul materinya "Pengalaman Hidupku - From Nobody to Somebody" memang nyata. Mengawali sesinya, pak Gaguk sempat menitikkan air mata, tercekat tiba-tiba terhenti, kesulitan berbicara, mengenang masa lalunya yang serba susah. Beberapa saat setelah tenang kembali, pak Gaguk meneruskan ceriteranya dengan menampilkan foto-foto dirinya bersama isterinya serta teman-temannya, bukti kesuksesan hidupnya kini. Pak Gaguk mewonta-wanti para siswa/i untuk berkarya nyata, berjuang keras seperti para pahlawan, belajar menjadi wirausaha dengan menangkap peluang dengan baik dan benar.
Seperti “heading” di atas, “Penggali Parit Terbaik Juga Pahlawan”, pak Gaguk mengakhiri sesinya dengan memotivasi para siswa/i, “Kalaupun hanya menjadi penggali parit, tetapi jadilah penggali parit terbaik di dunia, Insya Allah, sukses akan menyertaimu”. Apabila ingin berwirausaha, pak Gaguk memberikan Tip 5-I: Informasi, Intelegensia, Intuisi, Inovasi, dan Insya Allah. “Berikhtiarlah sampai maksimum dan hasilnya Allah yang menentukan”, begitu paparnya. Sebagai orang beriman dan wong Jowo, moto hidup pak Gaguk mengajak para siswa/i untuk banyak bersyukur; nrimo ing pandum, ojo dumeh dan selalu berbuat baik dengan sesama.
Giliran mbak Rieka yang tangkas membawakan materinya dengan mengajak para siswa/i berpartisipasi aktif dalam sesinya. Materinya yang terbagi dalam 4 pokok bahasan: i) Pengertian “Keselamatan”; ii) Ketentuan dan Peraturan Keselamatan; iii) Aspek Keselamatan; dan iv) Manajemen Keselamatan di Sekolah, masing-masing bagian disajikan dengan apik, lengkap dengan definisi; tips keselamatan yang berguna di rumah, di sekolah, di tempat rekreasi, di tempat ATM; dll; rambu-rambu lalu lintas (lalin); galeri foto bahaya & kecelakaan lalin; data statistik terkait; serta info data kecelakaan bahwa kecelakaan lalin merupakan pembunuh no 3 di Indonesia.
Tiba waktunya, kuis yang sangat heboh. Dengan menampilkan beberapa foto, mbak Rieka menanyakan, “Ini Benar atau Salah?”; “Ini Baik atau Buruk?”; “hampir semua siswa/i menjawab dengan benar. Dan tandaslah buku-buku dan coklat serta permen yang dibawa oleh Yayasan Hulasko sebagai hadiah kepada siswa/i yang tampil aktif dalam sesi.
Pada waktu diminta untuk mengatakan “Ekstasi – No”; “Narkoba – No”,siswa/i serentak menjawab sama. Namun pada waktu diminta untuk mengatakan “Merokok – No”, jawaban terbelah; siswi mengatakan keras “No!” – sebagian siswa mengatakan “Yes”. Piye toh, iki? Padahal mbak Rieka mengingatkan, “Matikan Rokok Anda Sekarang – Sebelum Rokok Mematikan Anda & Orang Di Sekitar Anda”
Di akhir sesinya, mbak Rieka menyemangati para siswa/i untuk “Maju Terus Pantang Mundur” dan meminta mereka untuk “Meraih Cita-Citanya Setinggi Langit dan Sukses”.
Sahabat-Sahabat Hulasko,
Sukses adalah milik semua orang yang mau meraihnya. Walaupun sebagai sekolah anak-anak marginal, anak-anak jalanan, hari Senin lalu, tgl 5 Nopember 2012, MasTer menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Barat sebagai Juara-1 PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat). Setiap tahun beberapa lulusan SMA MasTer lolos masuk ke beberapa Perguruan Tinggi Negeri bahkan juga ke beberapa Perguruan Tinggi Luar Negeri.
Apa rahasia Bill Gates sehingga dikenal sebagai tokoh bisnis dunia? Mengapa Steve Jobs dikenal sebagai genius di bidang inovasi dan desain produk? Apa rahasia karakter dan kecerdasan tokoh2 Indonesia seperti bpk Arief Rachman; Ibu Martha Tilaar, bpk Jaya Suprana, bpk Yohanes Surya; ananda Alexandra “Andra” Asmasoebrata, si pembalap perempuan yang tampil garang di jalur balapan dan tokoh-tokoh dunia lainnya, seperti Mahatma Gandhi, Leonardo da Vinci, Einstein, Tiger Woods, Lionel Messi?
Kita harus menyadari segala potensi kita dengan selalu mengasah dan memperkuat untuk meningkatkan karakter, kecerdasan, kecocokan profesi serta kesuksesan, seperti dikatakan oleh Winston Churchill, “Sukses itu tidak pernah final; sedangkan kegagalan tidak pernah fatal. Keberanian untuk terus mengupayakannyalah yang paling penting dan menentukan".
Friday, 26 October 2012
Tumbuhnya Asa Tercermin Dari Wajah Ceria
Melalui Dana Bantuan Kemanusiaan dari Yayasan Hulasko dan dari perorangan yang langsung diberikan ke pak Rudy melalui Pengelola Yayasan Usaha Mulia, pak Rudy telah menjalani suatu rangkaian pemeriksaan dan pengobatan di RS Sari Asih, Ciputat. Rangkaian pemeriksaan dan pengobatan tsb meliputi:
- Pemeriksaan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam & Dokter Spesialis Tulang.
- Rontgen dan Laboratorium
- Fisiotherapy 6x
- Obat2 dan rehab medik
Sebulan setelah menjalani rangkaian pemeriksaan dan pengobatan tsb, terdapat kemajuan signifikan pada kondisi pak Rudy. Yang pasti kami lihat:
1. Memori / daya ingatnya membaik. Pak Rudy terlihat sangat bahagia saat menyebut nama-nama rekan kerjanya di Hudbay Riau/Lasmo Riau.
2. Kakinya kanannya sekarang sudah bisa diluruskan. Konon dulunya sakit bukan main, kalau kaki kanannya diluruskan.
Sebagai bentuk dari pertanggungjawabannya, kemarin Ibu Christine atau Ibu Bidan (pengelola Yayasan Usaha Mulia yang merawat pak Rudy), mengeluarkan beberapa lembar kertas, beserta dokumen2 pendukungnya berupa Kwitansi/Receipt asli, biaya-biaya yang telah dikeluarkan untuk pemeriksaan dan pengobatan pak Rudy.
Yayasan Hulasko mengapresiasi Ibu Bidan, yang memang profesinya bidan, atas keikhlasan, ketulusan serta kejujurannya. Dana tahap kedua yang diserahkan Yayasan Hulasko kemarin adalah untuk rehab medik yang perlu dilanjutkan untuk pak Rudy.
Saya teringat sewaktu kunjungan Yayasan Hulasko yang pertama, dari sorot mata Ibu Bidan terlihat ketakutan dan keengganan menerima dana bantuan dari Yayasan Hulasko, sehingga terlontar pertanyaan, “Siapakah Yayasan Hulasko?”. Saya menjelaskan, “Ibu, kami Yayasan Hulasko adalah teman-teman lama pak Rudy, kami tidak berdiri di belakang partai politik tertentu, ormas tertentu, agama tertentu, suku tertentu; kami benar-benar datang ingin bertemu memberikan dukungan moral dan sedikit bantuan dana untuk pak Rudy“. He..he... inilah aplikasi visi Yayasan Hulasko, yang peduli terhadap kesulitan warganya dan masyarakat umum melalui program penyantunan, pendampingan dan pemberdayaan berdasarkan rasa kesetiakawanan, persaudaran dan persatuan yang kokoh.
Begitulah kalau belum kenal. Pada kunjungan pertama, atas nama Yayasan Hulasko yang datang adalah Capt Trisno Wasilan dan ibu-ibu berjilbab. Yang dikunjungi adalah pak Rudy orang Sangir Sulawesi yang berkeyakinan Kristen Protestan; Ibu Bidan, perawatnya adalah seorang wanita Jawa penganut taat Katolik, dan ternyata ibu Denny, pemilik Yayasan Usaha Mulia adalah wanita muslimah yang menerima dan merawat 17 orang-orang tua jompo di Yayasan Usaha Mulia, dengan agama dan keyakinan yang berbeda-beda. Sungguh, inilah suatu contoh keberagaman, yang ikut menciptakan perdamaian kecil. Semoga ini bisa menyebarkan perdamaian yang lebih besar bagi bangsa Indonesia.
![]() |
| Pak Rudi Gumansalangi |
Sahabat-sahabat Hulasko,
Pak Rudy saat ini “tidak punya” keluarga dekat yang mendekat, yang mendekap, yang memotivasi untuk sehat kembali. Sahabat Hulasko, silahkan luangkan waktunya untuk memberi semangat pak Rudy yang mulai tumbuh asanya, dan hal itu bernar tercermin dari wajahnya yang ceria.
Tuesday, 23 October 2012
Setia Mengabdi, Meski Kelas Beratapkan Langit
![]() |
| Donasi Ilmu di SGI, Parung |
Mengingat Donasi Ilmu ke SGI ini merupakan yang pertama kalinya diberikan Yayasan Hulasko, atas nama Yayasan Hulasko, secara sekilas saya memperkenalkan Yayasan Hulasko. Dengan visi menciptakan Keluarga Besar Hulasko yang peduli pada kesulitan warga Hulasko dan masyarakat umum melalui program Penyantunan, Pendampingan, Pemberdayaan, dan Advancement yang didasarkan pada rasa kesetiakawanan, persaudaraan dan persatuan yang kokoh, Yayasan Hulasko turut serta melakukan peningkatan kompetensi sdm, demi Indonesia ke depan yang lebih baik. Dengan meletakkan sikap dasar “Bagimu Negeri, Jiwa Raga Kami”, mimpi itulah yang ingin dicapai Yayasan Hulasko.
Seperti dikatakan oleh Kordinator KFP, dua puluh sembilan mahasiswa dan mahasiswi SGI yang tahun ini merupakan angkatan ke-4 ingin diajarkan ilmu “Problem Solving and the Team Decision Making Process”. Pak Siswanto dengan kepiawaiannya yang tinggi dalam memberikan training telah memukau calon-calon guru ini. Mereka gembira dan sangat antusias mengikuti semua sesi yang dibawakan dengan perpaduan metode antara theory, exercise, game, singing dan dancing. Dari awal pak Sis mengajarkan perlunya menentukan goal dalam hidup ini. Kemudian dilanjutkan dengan memperjelas goal yang dibuat dengan banyak mendengar, menginternalisasikan, kemudian melaksanakannya. “Membuat keputusan adalah hal penting dalam hidup, apalagi kalau yang harus dibuat adalah sebuah keputusan besar. Pak Sis memberikan contoh2 nyata. Pasti hal itu memerlukan waktu yang cukup dan ilmu yang harus terus dipelajari. “Decision Making memerlukan flexibility, patience, self-knowledge, curiosity and courage. Kalau Plan A gagal, lakukan dengan Plan B, dst”, demikian ilmu yang ditularkan pak Sis.
Sesi yang dimulai jam 08.00 tepat hingga jam 17.00 berlangsung padat, pak Siswanto dan Yayasan Hulasko memberikan hadiah buku-buku bermutu dan coklat kepada siswa dan siswi yang tampil berani dan cerdas sewaktu sesi. Saya berulang kali menyampaikan harapan agar siswa-siswi menjadi guru yang berkarakter, yang mumpuni, yang apik njobo-njero, yang cerdas, yang kreatif, yang ikhlas mendidik putra-putri bangsa Indonesia yang jauh, seperti di Pulau2 Kalimantan Sulawesi, Irian, karena pendidikan berkualitas tidak hanya harus diterima oleh anak bangsa yang bermukim di Pulau Jawa.
Terpancar dari 29 pasang mata 11 siswa dan 18 siswi SGI angkatan-4 ini bahwa mereka siap menjadi guru model serta berkontribusi untuk kemajuan pendidikan di sekolah-sekolah dhuafa, di penjuru nusantara, khususnya di daerah-daerah terluar, terdepan dan tertinggal di Indonesia. Mereka ini adalah sarjana-sarjana fresh graduate (S-1) dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia, a.l. USU Medan, UNILA, UNRAM Mataram, UMN Makasar, UNAIR, UGM, UPI, UNJ, IAIN, UNAND, dengan basic keilmuannya yang beragam, a.l. Bhs Inggris, Bahasa Indonesia, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Tata Boga, Akutansi, Fisika, Teknik Elektro, Kimia, Biologi, Psikologi, dll.
SGI memberikan fasilitas akomodasi kepada calon-calon guru ini dalam satu gedung dengan tempat mereka menerima pelatihan selama 6 bulan, yang mencakup teori dan magang. Diharapkan akan lahir guru-guru berkarakter, guru-guru yang memiliki kompetensi mengajar dan mendidik serta memiiki jiwa kepemimpinan. Mengakhiri sesi Donasi Ilmu ini, dengan hening, semua menyanyikan lagu kebangsaan kita, "Indonesia Raya".
Sahabat-Sahabat Hulasko,
Sunday, 14 October 2012
Acara Penyerahan Bantuan Biaya Pendidikan 2012-2013
![]() |
| Penyerahan Bantuan Biaya Pendidikan 2012-2013 |
Di sore yang cerah Jum'at, tgl 28 September 2012 lalu , Yayasan Hulasko memberikan Bantuan Biaya Pendidikan untuk periode thn 2012 - 2013 kepada 7 (tujuh) siswa siswi yang berprestasi. Mereka adalah:
I. Tingkat SD
1. Faras Setio AM
Putra pak Supandi, Operator mesin fotocopy.
2. M. Rafi Mahardika
Putra pak Sukamto, Operator mesin fotocopy.
II. Tingkat SLTP
1. Athifah Rahmalia
Putri pak Runita, Office Boy/Mail Service Courrier.
2. Agung Handhika
Putra pak Kamharuddin, Mail Service Courrier.
III. Tingkat SLTA
1. Dwi Pratiwi, siswi Sekolah Menengah Kejuruan, jurusan Akuntansi.
Putri pak Sunaryo, Security.
2. Imerde Rizky A, siswi Sekolah Menengah Atas Negeri -109
Putri pak Sudarmadji, pensiunan Kondur.
IV. Tingkat PT
Faisal Bustomi, mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta, Jurusan Teknik Elektro,
Putra pak Sutopo, Services - Maintenance.
"Saya mengikuti jejak dua kakak saya yang juga menerima beasiswa (Program Penghargaan Siswa Berprestasi Kondur/EMP)", demikian disampaikan oleh Imerde Rizky, mewakili Penerima Program Bantuan Biaya Pendidikan Thn 2012 - 2013 Yayasan Hulasko, pada Acara Penyerahan Bantuan Biaya Pendidikan (BBP).
Friday, 16 December 2011
Ada Apa di Penghujung Tahun 2011?
2-11-2011
“Yayasan Hulasko Berbagi Simpati”
Untuk memelihara silaturahim dan menghibur keluarga yang berduka, Yayasan Hulasko berkunjung ke rumah ibu Nani Hendro Sutjipto di kawasan Ciputat, Jakarta Selatan.
20 & 21-11-2011
“Yayasan Hulasko Goes Beyond Java”
Kali ini Donasi Ilmu dilakukan kepada ETOS Padang yang terdiri dari 40 mahasiswa-mahasiswi Universitas Andalas Padang, Sumatera Barat.

Yayasan Hulasko ke SMART EI, Parung, Bogor.
Dian Nur Cahyono & Budi Palupi Berbagi dan Bersinergi di SMART EI, sebuah sekolah akselerasi bebas biaya, unggulan dan berasrama dengan sederet prestasi.

Apa dan bagaimana caranya “To be A Worldwide Expert” dengan
segudang tipnya telah diajarkan oleh Dian kepada 30 siswa Kls 4 (setara Kls 2 SLTA). Untuk menjadi seorang expert, seseorang harus bisa memimpin dirinya dulu sendiri. Inilah yang dipaparkan oleh Budi melalui sesinya “Manajemen Diri”.
7-12-2011
Yayasan Hulasko Bersilaturahim Ke Keluarga Muda Yang Berduka
Untuk saling menguatkan iman, menjaga kesabaran dan keikhlasan dari kepergian mendadak alm Hariyadi Karback, Yayasan Hulasko bersilaturahim ke rumah Ibu Lina Haryadi di kawasan Plumpang, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Masih dalam isakan tangis, bagaikan seekor kupu-kupu dengan satu sayap yang harus terus melanjutkan kehidupan untuk keluarganya yang masih relatif muda, 2 (dua) puterinya masih bersekolah di Kls 5 SD dan Kls I SLTP, ibu Lina menceriterakan proses kepergian almarhum Hariyadi, anak bungsu dari 7 bersaudara. Sebagai bungsu, almarhum ternyata dipanggil urutan pertama menghadap Sang Khalik, mendahului saudara-saudaranya yang lebih tua. Memang umur (mati) tidak seorangpun yang tahu dan di bumi mana seseorang akan mati. Inna lil Laahi wa inna ilaihi roo ji’uun
Thursday, 13 October 2011
Outbound
Dengan tema, “Menggali Potensi Diri, Menjadikan Siswa MASTER Sebagai Pemuda Indonesia Yang Sehat Jasmani, Mental dan Spiritual”, Yayasan mengajak 50 siswa MASTER tingkat SLTP dan 5 Pendamping/Guru untuk ber-outbound di “Kampoeng Air Katulampa”, Bogor, pada hari Sabtu, tgl 8 Oktober 2011.
Tidaklah melenceng tema yang digulirkan tsb, karena pada bulan Oktober, tepatnya pada tgl 28 Oktober, bangsa Indonesia merayakan Hari Soempah Pemuda. Dengan tema tsb, Yayasan Hulasko sangat mengharapkan siswa MASTER menjadi pemuda Indonesia yang unggul.
Gerimis yang menyertai rombongan sejak dari Depok hingga Bogor tidak menyurutkan semangat siswa maupun guru pendamping MASTER menjalankan seluruh games yang sudah dipersiapkan dengan matang oleh pak Djainuddin beserta tim-nya “Kampoeng Air Katulampa”.
- Melatih fisik/jasmani agar selalu fit
- Menggali potensi siswa peserta outbound
- Menanamkan rasa kepedulian dan kerjasama dalam Tim
- Menjalin komunikasi
- Melatih ketrampilan kepemimpinan
- Membangkitkan rasa percaya diri dan keberanian
Yayasan Hulasko menanyakan ke ibu Sri, guru pendamping, “Bu Sri, kok anak-anak memulai dalam kondisi gerimis, nggak apa-apa Bu?”. “Oh, nggak apa-apa, di luar waktu sekolah, anak-anak biasa ngasong payung dan mencari gelas aqua bekas di jalanan”, jawab ibu Sri. Subhanallaah dan Terima Kasih, Allah memberi karunia gerimis berhenti menjelang tengah hari, sehingga udaranya sejuk. Semua peserta sangat antusias dan ceria mengikuti seluruh games yang dilaksanakan hari itu; mulai Lomba Karung/Bakiak/Batok Kelapa; Tarik Tambang; Titian Elvis; Jembatan Goyang; Adu Gebuk Bantal; Lomba Estafet Perahu Kano; Spider Web, Lomba Tangkap Ikan Mas, dan diakhiri dengan Flying Fox.
![]() |
Tidak saja siswi,guru Masterpun terlihat ceria
saat lomba perahu kano |
Hulaskoers, terima kasih atas dukungan do’a dan dananya. Semoga pelajaran yang didapat melalui berbagai games membekas terpatri dan diaplikasikan dengan benar dan baik oleh para siswa MASTER. Aamiin....
Monday, 30 May 2011
Peraih Program 2010 Achievement Awards
AWARD KEPADA PERAIH PROGRAM “2010 ACHIEVEMENT AWARDS”
Ada apa pada tanggal 21 April 2011?
Pada acara ini hadir KKMSS, Kaduaes, Pembina dan Pengurus Yayasan Hulasko dan tentu saja para Peraih Awards beserta Orang Tua masing-masing.
Yayasan Hulasko, seperti yang disampaikan oleh Budi Palupi bersyukur ke hadirat Sang Pemberi Nikmat atas karunia kepada Keluarga Besar Hulasko melalui pencapaian di atas rata-rata atau bahkan luar biasa oleh putera-puteri Hulasko.
Acara Penyerahan Awards yang berlangsung dalam waktu 1.5 jam, walaupun dikemas secara sederhana, namun sangat berarti dengan pemaparan pencapaian oleh masing-masing Peraih Awards melalui presentasi dan tayangan video. Dan bertambah meriah dengan performansi yang didemostrasikan oleh Putri Bilqis Anhudyanti, si Penyanyi Idol, melalui dua buah lagu pop yang dinyanyikan dengan iringan gitar sahabatnya.
Peraih Awards
SELAMAT kepada Peraih Awards!
Inilah rinciannya berdasarkan urutan peringkat:
- Dyah Ayunico Ramadhani - Category: “Co/Extra Curricular Activities of the Year” Awards: Certificate + Uang Tunai Rp 5.000.000.- (Lima Juta Rupiah)
- Putri Bilqis Anhudyanti - Category: “Peforming Music, Culinary and Visual Arts of The Year” Awards: Certificate + Uang Tunai Rp 4.000.000.- (Empat Juta Rupiah)
- Rahmat Kurnianto - Category: “Sports and Fitness of the Year” Awards: Certificate + Uang Tunai Rp 3.000.000.- (Tiga Juta Rupiah)
- Muhammad Faisal - Category: “Co/Extra Curricular Activities of the Year” Awards: Certificate + Uang Tunai Rp 2.500.000.- (Dua juta lima ratus ribu Rupiah)
Yayasan Hulasko berharap pencapaian ini dapat menjadi pendorong semangat Peraih Awards untuk mempertahankan kualitas dan bahkan meningkatkan prestasi akademik maupun non-akademik mereka. Sekali lagi SELAMAT!
Launching Komunitas Filantropi Pendidikan
Bertepatan dengan bangsa Indonesia memperingati ke 103 tahun “Hari Kebangkitan Nasional” (Harkitnas) pada hari Jum’at, tgl 20 Mei 2011, Yayasan Hulasko diundang untuk mengh
Komunitas Filantropi Pendidikan (KFP) digagas oleh LPI – DD sebagai wadah kepedulian bagi masyarakat yang ingin memberikan kontribusinya bagi pendidikan kelompok anak-anak marginal di Indonesia. Mengawali sambutannya, Direktur Eksekutif DD, menceriterakan pada sebuah acara bernama Creative Capitalizm, Bill Gates menghimbau kepada hadirin untuk menyalurkan sebagian pendapatannya kepada kegiatan-kegiatan Filantropi Pendidikan.
Filantropi penting dalam pembangunan bangsa selain bidang ekonomi, moneter, kesehatan dan bidang-bidang
Dan sebagai langkah nyata ikut membangun bangsa melalui sektor pendidikan, diselenggarakanlah “Launching KFP” yang dihadiri oleh sekitar 200-an donatur, kontributor, media partner, dan mitra program LPI-DD.
Yayasan Hulasko Bagian dari KFP
Sebagai sebuah lembaga sosial kemanusiaan yang masih kecil dan belum mampu berkontribusi banyak, Yayasan Hulasko merasa mendapat kehormatan karena tiba-tiba diminta untuk memberikan sambutan mewakili kontributor- kontributor lain. Yayasan Hulasko berharap melalui KFP ini bisa tetap berkontribusi pada bidang pendidikan sebagai jantung untuk menuju Indonesia ke depan yang lebih baik.

Menyemarakkan acara ini, beberapa performansi digelar,
Mengakhiri acara ini, inspirator kondang Indonesia, memotivasi hadirin dengan topik “Berbagi dan SinergiSunday, 10 October 2010
Kondur, Perusahaan Peduli
Friday, 8 October 2010
Silaturahim Idul Fitri 1431-H dengan Pengajar dan Siswa SMART (Sekolah Menengah Akselerasi) Ekselensia Indonesia

Idul Fitri Kali Ini Lain
Monday, 14 June 2010
The EMP 2010 Youth Camp, Pine Forest, Cibodas, Jawa Barat
Untuk melihat foto-foto kegiatan di SEI silakan klik disini
“Knowledge Sharing” Yayasan HULASKO
“The EMP 2010 Youth Camp”
Pine Forest, Cibodas, Jawa Barat
Kali ini Yayasan HULASKO melakukan “Knowledge Sharing”nya dengan format yang berbeda, suatu out-door program “The EMP 2010 Youth Camp”, camping bersama generasi muda EMP.
Satu setengah bulan sebelum jadwal acara, untuk membuat persiapan sebaik mungkin Yayasan melakukan kordinasi dengan Panitia, namun seminggu sebelum hari H, semua pihak yang terlibat acara ini melontarkan ucapan kekagetannya dan sekaligus mengucap syukur “Alhamdulillah kita semua selamat dari bencana!
Allah SWT Maha Pelindung! Bencana tidak terjadi pada tanggal acara yang direncanakan, namun terjadi seminggu sebelum tanggal penyelenggaraan “The EMP 2010 Youth Camp” di “Capolaga Camping Ground” Subang.
Bencana berupa tanah longsor dan banjir air bah itu terjadi di Capolaga Camping Ground, yang awalnya direncanakan sebagai lokasi acara camping. Lokasi camping yang semula hijau, indah sejauh mata memandang, lengkap dengan air terjun dan sungai kecil yang airnya jernih, telah berubah menjadi area yang kotor, berantakan dan porak poranda akibat bencana tersebut.
Namun berkat kesigapan Panitia, seluruh rangkaian acara, termasuk acara EMP untuk melakukan penanaman pohon tetap dapat dilaksanakan sesuai jadwalnya, yakni dari tanggal 28 Mei 2010 s/d tanggal 30 Mei 2010, di lokasi yang berbeda, di Pine Forest Bandung. Pine Forest Bandung tidak kalah indahnya dengan Capolaga Subang. Yayasan HULASKO yang diberikan kesempatan tampil dalam 2 (dua) sesi di hari Jum’at malam tgl 28 Mei 2010 dan hari Sabtu malam tgl 29 Mei 2010, menampilkan lagi pak Siswanto. (Sampun bosen nggih pak Sis, hayo siapa lagi daftar jadi facilitator?)
Inilah ringkasan knowledge sharingnya.
EAGLES & Target Perusahaan.
Pada hari Jum’at malam, tgl 28 Mei 2010, yang merupakan sesi pertama Yayasan Hulasko tampil, pak Siswanto membawakan judul “Young Eagles Rising To Their Future”. Di sesi ini pak Siswanto mengingatkan kepada generasi muda EMP, peserta camping, untuk senantiasa meningkatkan kompetensinya, karena kompetensi dijadikan sebagai basis untuk melakukan berbagai sistem pengembangan SDM.
Awalnya competency dengan EAGLES sebagai core competencynya, hanya diterapkan di Kondur Petroleum (EMP Malacca). Dan seiring dengan berjalannya waktu dan kebutuhan untuk pengembangan SDM, competency ini juga diaplikasikan kepada seluruh pekerja EMP. EAGLES, yang merupakan suatu akronim dan core competency, oleh karena itu perlu diperkenalkan kepada dan dipahami oleh seluruh peserta camping, yang merupakan generasi muda bukan saja dari EMP Malacca, tetapi juga generasi muda dari Bisnis Unit-Bisnis Unit lain dalam grup EMP.
Merupakan kepanjangan dari: Ethusiasm – Achievement Motivation – Going Forward – Leadership – Endless Learning – Safe Operations, core competency EAGLES harus terpatri dengan baik di setiap pekerja EMP. Bayangkan wujud mahluk ciptaan Allah, yang dinamai Eagles ini. Eagle is a symbol of strength, speed, height, greatness, freedom, power, beauty and independence. Untuk mencapai target perusahaan, yang antara lain, “15 – 20% production growth in 2010”; “EMP as a leading oil & gas company in South East Asia in 2016”, EMP membutuhkan high calibre professionals, membutuhkan eagles yang mampu terbang tinggi, jauh melihat tantangan dan kesempatan di depan.
Untuk mencapai target yang pas, orang sering bilang “tumbu oleh tutup”. Tumbu pas dengan tutupnya – tutup pas dengan tumbunya. Organizational and individual requirements harus diketemukan. Untuk mencapai target perusahaan, perusahaan meminta eagles untuk melakukan personal behavioural changes, eagles menjadi individu yang mendemonstrasikan perilaku positif. Karena individu yang termotivasi mempunyai kekuatan, harapan, masa depan dan kesuksesan.
Menyemangati peserta, pak Siswanto mengajak young eagles menyanyi bersama “You Can Get It If You Really Want”. Itu lho lagu barat (bukan kebalikannya timur) yang dipopulerkan oleh Jimmy Cliff.
Dari sisi eagles untuk mampu terbang tinggi, eagles juga menyuarakan aspirasinya kepada perusahaan, “hear us, focus us, know us, care about us, help us grow, challenge us, help us proud, help us see our importance, help us see our value to EMP”.
Piyik – Burung Dewasa – Pilihan: Angkrem atau Terbang?
Di sesi kedua, pada hari Sabtu malam, tgl 29 Mei 2010, pak Siswanto menantang eagles dengan materinya yang berjudul “Young Eagles, How High Will You Fly?” Kepada young eagles, pak Siswanto mengingatkan lagi proses menjadi seorang manusia dari kelahiran – hingga kematian. Demikian pula eagles yang berawal dari seekor piyik (anak burung/eagles), kemudian tumbuh menjadi burung/eagles dewasa. Karena Life is a choice, sebagai eagles dewasa tentu mempunyai pilihan. Pilihannya adalah menjadi eagles yang angkrem (mendekam) atau eagles yang terbang? Untuk mencapai target, pilihannya tentu sebagai eagles yang termotivasi, eagles yang terbang dan sampai setinggi mana terbangnya? Oleh karena itu, para eagles diingatkan pentingnya melakukan tindakan-tindakan nyata yang diakronimkan dalam GRITS (Goals, Relating, Impacting, Thinking and Striving).
Ringkasan dari kedua sesi sharing pak Sis adalah membangkitkan motivasi pekerja dari kondisi “CAN’T” menjadi “CAN” dan “WILL”. EMP memerlukan individual-individual yang mampu dan mau contribute to maximize stake holders values.
Mengakhiri sesinya, pak Siswanto menguji nyali young eagles untuk melakukan “Fire Walk”, berjalan tanpa alas kaki di atas bara api arang pohon rambutan. Suatu permainan yang mengajari peserta untuk selalu memiliki “positive thinking”, memiliki semangat bisa, melalui proses dipaksa, terus menjadi terbiasa dan lama kelamaan menjadi budaya. Alhamdulillah para eagles sukses melewati bara api, tanpa ada yang cedera. Dengan bernyanyi bersama “If We Hold On Together” yang aslinya dinyanyikan oleh Diana Ross, pak Siswanto memberikan salam penutup “Good Night EMP Eagles – Get Ready to Fly High with EMP from Now and Onwards”.
Bravo Yayasan HULASKO!
Alhamdulillah atas kerja keras semua pihak yang terlibat, acara ini berlangsung dengan lancar, menggembirakan dan mudah2an penuh keberkahan.
Dengan izin Allah, Yayasan HULASKO tetap berharap bisa melanjutkan partisipasinya dalam mengembangkan SDM Indonesia menuju Indonesia ke depan yang lebih baik.
--ooooo00000ooooo--













